Namun, tanpa strategi yang tepat, usaha sulit tumbuh secara optimal. Oleh karena itu, perencanaan pengembangan yang mencakup kualitas produk, pemasaran, dan pengelolaan usaha perlu diterapkan agar keripik nangka memiliki nilai jual lebih tinggi dan berkelanjutan.
Strategi Pengembangan Usaha Keripik Nangka

Strategi pengembangan usaha keripik nangka sangat penting agar bisnis UMKM dapat tumbuh secara berkelanjutan dan mampu bersaing di pasar. Keripik nangka memiliki keunggulan dari segi rasa, aroma khas, dan nilai jual tinggi, sehingga perlu dikelola dengan strategi yang tepat.
Dengan perencanaan yang matang, pelaku usaha dapat meningkatkan kualitas produk, memperluas pasar, serta menjaga keuntungan tetap stabil. Berikut beberapa strategi yang dapat diterapkan untuk mengembangkan usaha keripik nangka.
1. Peningkatan Kualitas Produk
Pelaku usaha perlu menjaga kualitas keripik nangka secara konsisten, mulai dari pemilihan buah hingga proses produksi. Nangka yang matang sempurna dan proses penggorengan yang tepat menghasilkan keripik yang renyah dan bercita rasa alami.
Selain itu, penggunaan teknologi seperti vacuum frying membantu menjaga warna dan aroma nangka tetap menarik. Kualitas produk yang baik akan meningkatkan kepercayaan konsumen dan mendorong pembelian ulang.
2. Diversifikasi Produk dan Varian Rasa
Pengembangan varian produk dapat menarik minat pasar yang lebih luas. Pelaku usaha bisa menawarkan keripik nangka dengan berbagai ukuran kemasan atau tingkat kerenyahan yang berbeda.
Selain itu, inovasi rasa juga dapat menjadi daya tarik tambahan. Dengan variasi produk, usaha keripik nangka tidak mudah stagnan dan mampu mengikuti selera konsumen yang terus berkembang.
3. Penguatan Branding dan Kemasan
Branding yang kuat membantu produk lebih mudah dikenali oleh konsumen. Nama merek, logo, dan desain kemasan yang menarik dapat meningkatkan nilai jual keripik nangka.
Kemasan yang rapi dan informatif juga memberikan kesan profesional. Selain melindungi produk, kemasan yang baik membantu membangun citra usaha yang terpercaya di mata konsumen.
4. Strategi Pemasaran Digital
Pemanfaatan media sosial dan marketplace menjadi strategi efektif untuk memperluas jangkauan pasar. Konten visual seperti foto dan video produk dapat meningkatkan minat beli konsumen.
Selain itu, pemasaran digital memungkinkan usaha menjangkau pelanggan di luar daerah. Dengan strategi yang konsisten, penjualan keripik nangka dapat meningkat secara signifikan.
5. Pengelolaan Biaya dan Produksi
Dengan perhitungan yang tepat, pelaku usaha dapat menentukan harga jual yang kompetitif. Pengelolaan produksi yang efisien juga membantu meningkatkan kapasitas tanpa menambah risiko kerugian.
6. Perluasan Jaringan dan Distribusi
Menjalin kerja sama dengan toko oleh-oleh, reseller, atau mitra distribusi membuka peluang pasar yang lebih luas. Keripik nangka sangat cocok dijual sebagai camilan khas daerah.
Selain itu, mengikuti pameran atau bazar UMKM membantu memperkenalkan produk ke konsumen baru. Langkah ini mendukung pertumbuhan usaha secara bertahap dan berkelanjutan.
